Sabtu, September 19, 2026

Slamet Riyadi Kutuk Keras Dugaan Pengeroyokan Brutal terhadap Sholeh: “Polresta Salatiga, Segera Tangkap Para Terduga Pelaku!”

BEKASI | Jumat, 18 September 2026. Ass. Adv Paralegal Slamet Riyadi selaku yang bergabung dalam organisasi FERADI WPI sekaligus Pimpinan Umum Media Online HOTNETNEWS di Bekasi, mengutuk keras dugaan aksi pengeroyokan brutal yang dialami M. Sholeh Abdullah Ali R., yang merupakan rekan sekaligus anggota DPP FERADI WPI. Jum’at (18/9/2026)

 

Menurut Slamet Riyadi, kejadian tersebut sangat memprihatinkan. Terlebih, kondisi Sholeh dikabarkan masih membutuhkan perawatan serius setelah diduga mengalami luka berat akibat aksi kekerasan tersebut.

 

“Saya mengutuk keras dugaan pengeroyokan keji dan sadis yang dialami saudara Sholeh. Dia adalah rekan kami di FERADI WPI. Apa pun motif dan persoalannya, tindakan kekerasan dengan menggunakan benda yang diduga linggis hingga korban mengalami luka serius merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan,” tegas Slamet Riyadi.

Baca Juga  Gelombang Perubahan Kalijaya Menguat, Ratusan Warga bersatu dukungan di RT 01/06 KP Cikarang Jati Pasar Beras Sambut Silaturahmi cakades Hj. Anita Permatasari Nomor 2 menuju Kalijaya lebih baik

 

Slamet meminta Polresta Salatiga segera melakukan langkah hukum secara profesional dan transparan terhadap perkara tersebut, termasuk segera mengamankan serta menangkap para terduga pelaku apabila telah memenuhi bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Saya meminta Polresta Salatiga segera mengusut tuntas perkara ini. Jika berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti memang mengarah kepada para terduga pelaku, jangan biarkan kasus ini berlarut-larut. Segera tangkap dan proses sesuai hukum,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti adanya rekaman CCTV yang disebut memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap korban.

Baca Juga  Gelombang Perubahan Kalijaya Menguat, Ratusan Warga bersatu dukungan di RT 01/06 KP Cikarang Jati Pasar Beras Sambut Silaturahmi cakades Hj. Anita Permatasari Nomor 2 menuju Kalijaya lebih baik

 

“Ya, Rekaman CCTV harus menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan. Jangan sampai masyarakat justru bertanya-tanya mengapa perkara dengan dugaan kekerasan yang begitu serius berjalan lambat. Kami percaya Polresta Salatiga mampu bekerja secara profesional, objektif, transparan dan berdasarkan alat bukti,” ujar Slamet.

 

Slamet menegaskan bahwa dirinya bersama FERADI WPI akan memberikan perhatian terhadap perkembangan perkara tersebut dan berharap proses hukum berjalan secara adil tanpa pandang bulu.

 

“Kami tidak ingin ada intervensi terhadap proses hukum. Kami hanya meminta keadilan ditegakkan. Kalau benar terjadi tindak pidana, siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab di hadapan hukum. Jangan sampai korban sudah mengalami penderitaan berat, tetapi penanganan perkaranya justru berlarut-larut,” katanya.

Baca Juga  Gelombang Perubahan Kalijaya Menguat, Ratusan Warga bersatu dukungan di RT 01/06 KP Cikarang Jati Pasar Beras Sambut Silaturahmi cakades Hj. Anita Permatasari Nomor 2 menuju Kalijaya lebih baik

 

Ia juga mengajak seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum.

 

“Kita hormati asas praduga tak bersalah. Tetapi asas praduga tak bersalah bukan berarti perkara boleh dibiarkan tanpa kepastian. Aparat penegak hukum harus segera bekerja mengungkap fakta, menentukan siapa yang bertanggung jawab berdasarkan bukti, dan memberikan kepastian hukum kepada korban serta keluarganya,” pungkas Slamet Riyadi.

Baca Juga

Artikel Lainnya

Nasional

Berita Teratas

Trending

Berita Pilihan